Search Icon Hamburger Menu Icon
Tim Giat Kesehatan Hewan Sadita di Kabupaten Konawe

Tim Giat Kesehatan Hewan Sadita di Kabupaten Konawe

Tim Sadita
16 September 2025

Tim Giat Kesehatan Hewan Sadita Laksanakan Pemeriksaan Kasus Kematian Sapi dan Sosialisasi Pengembangan Potensi Peternakan di Kabupaten Konawe 

Konawe, Sulawesi Tenggara – 15 September 2025
PT Satwa Medika Utama (Sadita) melalui Tim Giat Kesehatan Hewan melaksanakan rangkaian kegiatan terpadu di Desa Laloika, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, pada Ahad–Senin, 14–15 September 2025. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kesehatan hewan ternak sekaligus mendorong penguatan potensi peternakan daerah. 

Pemeriksaan Lapangan Kasus Kematian Sapi

 
Agenda pertama diawali dengan pemeriksaan lapangan terhadap kasus kematian sapi yang mencatat angka signifikan, yakni 36 ekor berdasarkan data awal. Tim giat kesehatan hewan yang dipimpin oleh drh. Ilsan Arvan Nurgas, M.Si. dan drh. Agus Krisdiyantoro, M.Si. turun langsung melakukan identifikasi dan penanganan darurat.
 Hasil temuan di lapangan mengindikasikan infeksi parasit cacing sebagai penyebab utama. Gejala yang diamati meliputi kondisi sapi yang tampak kurus, diare, penurunan nafsu makan, bulu kusam, hingga anemia yang berujung pada kematian. Tindakan cepat dilakukan dengan memberikan penanganan sesuai standar medis veteriner untuk mencegah penyebaran kasus dan meminimalisir kerugian peternak.
 

Seminar Sosialisasi dan Pengembangan Peternakan

 
Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan “Seminar Sosialisasi Pengembangan Potensi dan Kesehatan Hewan Ternak di Kabupaten Konawe”, yang diinisiasi melalui kolaborasi Sadita dan Agra Wisata. Seminar ini dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Kabupaten Konawe, H.K. Santoso, SE., M.Si., Owner Agra Wisata H. Teten Alamsyah, Direktur PT Satwa Medika drh. Ilsan Arvan Nurgas, M.Si., serta para peternak setempat. Materi utama disampaikan oleh drh. Agus Krisdiyantoro, M.Si., disertai sesi tanya jawab dan diskusi yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme.
 
Dalam sambutannya, H. Teten Alamsyah menekankan pentingnya sinergi lintas pihak: “Pertemuan ini sebagai wadah sharing antar stakeholder, entah dari pemerintah terkait, Sadita, dan tentunya kelompok masyarakat ternak setempat.”
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas H.K. Santoso, SE., M.Si. menyoroti urgensi kemandirian daerah: “Kabupaten Konawe harus mandiri dalam rantai industri peternakan, tidak lagi bergantung dari pasokan daerah lain. Jujur kita defisit dalam hal konsumsi telur dan masih mengandalkan pasokan dari luar. Semoga kegiatan ini menjadi angin segar untuk Konawe yang bersahaja dalam sektor peternakan.”
Senada dengan itu, drh. Ilsan Arvan Nurgas, M.Si. menyampaikan: “Pengembangan produksi dan kualitas produksi pada ternak sangat berperan penting dalam ketahanan pangan kita. Jika ini bermasalah, maka ketahanan pangan akan terganggu. Kami dari sektor swasta juga ingin berkontribusi dalam hal ini.”
 

Komitmen Bersama untuk Ketahanan Pangan

 
Rangkaian kegiatan ini menegaskan komitmen PT Satwa Medika Utama (Sadita) untuk terus mendukung pemerintah daerah dan peternak dalam menjaga kesehatan hewan sekaligus mengembangkan potensi peternakan. Kolaborasi strategis antara pemerintah, swasta, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan serta kemandirian sektor peternakan di Kabupaten Konawe.